welcome to my blog

about sii HARUMI

My photo
tangerang, banten, Indonesia
cuma cewek simpel yang gak neko-neko, gak suka sama yang ribet-ribet, suka banget Justin Bieber dan karya-karya Christian Simamora. Setia kawan dan kompak sama kawan-kawan, tapi bisa juga jadi cengeng, kadang kuat banget, gak suka berdebat karena masalah uang, narsis, suka ketawa ketiwi sendiri (hahahahahahahaha), agak-agak weird, pengen jadi vampire terus hidup abadi sama edward cullen hahahahahahahaahaha (i'm twilight freaK)

Saturday, August 28, 2010

Bob Marley


Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada Februari 1945 di St. Ann, Jamaika, Bob Marley mempunyai ayah seorang kulit putih dan ibu kulit hitam. Pada tahun 1950-an Bob Marley dan keluarganya pindah ke ibu kota Jamaika, Kingston.

Bersama Peter McIntosh dan Bunny Livingston, Bob membentuk The Wailing Wailers yang mengeluarkan album perdana di tahun 1963 dengan hit “Simmer Down”. Lirik

lagu mereka banyak berkisah tentang “rude bwai” (rude boy), anak-anak muda yang mencari jati diri dengan menjadi berandalan di jalanan Kingston.

The Wailing Wailers bubar pada pertengahan 1960-an dan sempat membuat penggagasnya patah arang hingga memutuskan untuk berkelana di Amerika.

Pada bulan April 1966 Bob kembali ke Jamaika, bertepatan dengan kunjungan HIM Haile Selassie I —raja Ethiopia– ke Jamaika untuk bertemu penganut Rastafari. Kharisma sang raja membawa Bob Marley menjadi penghayat ajaran Rastafari pada tahun 1967, dan bersama The Wailer, band barunya yang dibentuk setahun kemudian bersama dua personil lawas Mc Intosh dan Livingston, dia menyuarakan nilai-nilai ajaran Rasta melalui reggae.

The Wailers bubar di tahun 1971, namun Bob Marley membentuk band baru bernama Bob Marley and The Wailers.Tahun 1972 album Catch A Fire diluncurkan.

Menyusul kemudian Burning (1973–berisi hits “Get Up, Stand Up” dan “ I Shot the Sheriff” yang dipopulerkan Eric Clapton), Natty Dread (1975), Rastaman Vibration (1976)

dan Uprising (1981) yang makin memantapkan reggae sebagai musik mainstream dengan Bob Marley sebagai ikonnya.

Pada tahun 1978, Bob Marley menerima Medali Perdamaian dari PBB sebagai penghargaan atas upayanya mempromosikan perdamaian melalui lagu-lagunya.

Sayang, kanker mengakhiri hidupnya pada 11 Mei 1981 saat usia 36 tahun di ranjang rumah sakit Miami, AS, seusai menggelar konser internasional di Jerman.

No comments:

Post a Comment